Jumlah dokter gigi di Indonesia mengalami potensi pertumbuhan yang pesat. Menurut data Konsil Kedokteran Indonesia per 2 Agustus 2022, tercatat ada sekitar 38 ribu dokter gigi yang terdiri dari 34.222 dokter gigi umum dan 4.601 dokter gigi spesialis yang terdaftar. Namun menurut Sekjen PB PDGI jumlah dokter gigi spesialis masih kurang, “saat ini satu dokter gigi spesialis melayani lebih dari 85.000 ribu pasien, jumlah tersebut untuk kebutuhan persebaran dokter gigi masih jauh dari kata ideal mengingat Indonesia memiliki geografi yang luas dan jumlah penduduk yang banyak, terutama di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK)”.

Kondisi geografis Indonesia yang berupa daratan, lautan, pegunungan, dan banyaknya pulau-pulau kecil yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, menyebabkan akses pelayanan kesehatan untuk daerah tertentu sangat sulit dijangkau. Situasi di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK) dan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK) sangat berbeda dengan daerah lainnya. Ketersediaan tenaga kesehatan dan sarana-prasarana merupakan masalah utama yang terjadi di lapangan. Namun demikian, pelayanan kesehatan kepada masyarakat wajib dilaksanakan dan tidak dapat ditunda. Oleh sebab itu diperlukan kebijakan khusus penempatan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan yang disesuaikan dengan karakteristik daerah dan tidak menyamaratakan kebijakan tersebut untuk seluruh wilayah Indonesia.

Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Kementerian Kesehatan melakukan penempatan tenaga kesehatan berbasis tim (Tim Nusantara Sehat) melalui penugasan khusus, yang diharapkan mampu melaksanakan program secara terintegrasi dan memberikan pelayanan kesehatan secara optimal di tingkat pelayanan dasar terutama di puskesmas sangat terpencil  di DTPK dan DBK, dengan masa tugas selama 2 (dua) tahun.  Penugasan khusus tenaga kesehatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan amanat Undang – Undang No. 36 tahun 2014 pasal  23 ayat (2). “Nusantara Sehat” bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar di DTPK dan DBK disamping menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan, menggerakan pemberdayaan masyarakat serta dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terintegrasi serta meningkatkan retensi tenaga kesehatan yang bertugas di DTPK.

Melalui program Nusantara Sehat lulusan dokter gigi berkontribusi dalam program pemerataan tenaga kesehatan pada DTPK dan DBK. Tentunya untuk mengikuti program tersebut para dokter gigi berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masayarakat dengan situasi dan kondisi yang ada di daerah tersebut.

Bentuk pengabdian yang dilakukan oleh para dokter gigi sebagai implementasi sikap kepahlawanan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam perawatan kesehatan gigi dan mulut.

Leave a reply