Profesi dokter gigi merupakan tugas mulia bagi kehidupan manusia dalam bidang kesehatan khususnya kesehatan gigi dan mulut. Karenanya seorang dokter gigi dalam menjalankan tugasnya memberikan pelayanan kepada masyarakat dituntut untuk bersikap professional. Untuk mencapai profesionalisme tersebut, pendidikan dokter gigi yang merupakan pendidikan profesi harus didasari oleh keilmuan yang kokoh setingkat dengan pendidikan sarjana.

Hakekat pendidikan Kedokteran Gigi adalah pendidikan akademik profesional, berarti pendidikan Kedokteran Gigi mencakup pendidikan dan pelatihan untuk memperoleh ilmu pengetahuan bidang Kedokteran Gigi, ketrampilan klinik sekaligus sikap sebagai seorang dokter gigi yang profesional. Program pendidikan Kedokteran Gigi juga mencakup Tridharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat. Ketiga unsur ini dalam pelaksanaannya saling terkait dan sulit dipisahkan satu sama lain.

Dengan demikian seorang dokter gigi akan mempunyai kompetensi akademik-profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi yang didasari oleh pendidikan akademik, sehingga setelah selesai pendidikannya akan memiliki kemampuan melaksanakan praktek sesuai dengan keahliannya, bersikap professional, dengan selalu membekali dirinya dengan pengetahuan dan ketrampilan yang sesuai dengan perkembangannya.

Berbicara mengenai pendidikan yang bermutu, tentunya tidak bisa dipisahkan dengan standar, sebab pengertian mutu disini berarti tercapainya standar yang telah ditetapkan. Untuk itu dalam penyelenggaraan pendidikan supaya bermutu harus mendasarkan pada standar yang telah ditetapkan, dalam hal ini untuk Pendidikan Kedokteran Gigi menggunakan Standar Kompetensi Dokter Gigi.

Dalam Pelaksanaan Proses Pendidikan, Fakultas Kedokteran Gigi UNISSULA menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) sesuai dengan SK Mendiknas N0. 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi yaitu kurikulum berbasis kompetensi, dengan Pendekatan metode pembelajaran Problem Based Learning. Standar Kompetensi Kedokteran Gigi yang dikeluarkan oleh Konsil Kedokteran menjadi acuan dasar dalam penyusunan kurikulum ditambah dengan Kompetensi yang berasal dari muatan lokal. Kurikulum yang menjadi pencirian / kekhasan Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran UNISSULA adalah : Pelayanan Kedokteran Gigi keluarga yang dilandasi oleh nilai-nilai Islam. Dalam Standar Kompetensi Dokter Gigi ada 6 domain yang harus dikuasai oleh seorang dokter gigi yang secara lengkap sebagai berikut :

Profesionalisme :

  • Penguasaan Ilmu Pengetahuan Kedokteran dan Kedokteran Gigi
  • Pemeriksaan Fisik Secara Umum dan Sistem Stomatogenatik
  • Pemulihan Fungsi Sistim Stomatogenatik
  • Kesehatan gigi dan mulut masyarakat
  • Manajemen Praktik Kedokteran Gigi
Leave a reply